Rabu, 22 Agustus 2018

Berita Internasional Terkini Tentang California Dirikan Negara Pribumi Amerika

Calexit kelompok yang mengupayakan kemerdekaan California dari AS, berencana untuk mendirikan negara otonom bagi penduduk asli atau pribumi Amerika. Lokasi yang rencananya menjadi negara pribumi tersebut adalah separuh wilayah California, mulai dari perbatasan Meksiko sampai Oregon. Berita mengenai hal pun sudah menjadi berita internasional terkini.

Dan yang menjadi berita internasional terkini, bahwa pemerintah negara bagian setempat juga sudah memberikan ijin pada kelompok pendukung Calexit, untuk mulai mengumpulkan tanda tangan guna pemungutan suara khusus pada tahun 2021 mendatang. Tidak lupa pula para advokat Calexit diberi waktu sampai pertengahan Oktober untuk dapat mengumpulkan 365.880 tanda tangan pemilih untuk voting khusus nanti. 

Dan rencana akan pendirian negara bagi pribumi Amerika pun diumumkan para pendiri Calexit pada hari Selasa lalu. Dengan tujuan tambahan; mendirikan 'Negara Penduduk Asli Amerika' pertama yang otonom di Amerika Utara.  Perlu diketahui bahwa Calexit ini adalah kelompok yang terinspirasi dari Brexit di Inggris hanya ingin wilayah California pisah dari AS. Gerakan ini muncul setelah komunitas di California tak puas dengan hasil pemilu 2016 yang dimenangkan Donald Trump sebagai presiden Amerika saat ini. 

Louis J. Marinelli sebagai pendiri Calexit mengungkapkan bahwa mereka menginginkan tanah mereka kembali. Dan Marinelli juga beranggapan karena sebagian besar lahan federal akan mencakup bagian California yang konservatif. Juga akan menjadi penyangga antara Amerika yang pimpin oleh Donald Trump dan Republik California yang baru merdeka.

Marinelli juga menambahkan bahwa penyelenggara Calexit akan melanjutkan perjuangan mereka bahkan bila Partai Demokrat membuat keuntungan besar dalam pemilu paruh waktu atau pemilu sela yang akan datang.

"Kami termotivasi oleh fakta bahwa California adalah masyarakat yang berbeda dengan kemampuan untuk mengatur dirinya sendiri terlepas dari negara yang nilai-nilainya bertentangan langsung dengan negara kami, dan negara yang sistem pemerintahannya (dan lembaga-lembaganya) rusak dan usang." Marinelli menambahkan pada 4 Juli, Calexit telah mengadakan rapat umum di gedung parlemen negara bagian di Sacramento. Mereka menyerukan kepada pendukung Trump untuk "keluar" dari California dan menganggap AS melakukan "pendudukan" di California.

Calexit ini berbeda dari upaya paralel yang disponsori oleh seorang kapitalis ventura Tim Draper yang ingin membagi California menjadi tiga negara bagian, yang dikenal sebagai "Cal 3" atas nama efisiensi pemerintah. Draper merupakan seorang miliarder lulusan Stanford dan Harvard, menjadi berhasil pemberitaan media karena mendapat rezeki tak terduga empat tahun saat ia membeli Bitcoin yang sitaan pemerintah melalui lelang dengan tidak sengaja. 

Draper bahkan  berhasil mengumpulkan lebih dari 600.000 tanda tangan untuk inisiatifnya itu. Sayangnya, Mahkamah Agung pada awal bulan ini memblokir proposal "Cal 3" dari pemungutan suara yang sedianya digelar November nanti. Dengan alasan, bahwa perubahan struktur negara terlalu penting untuk dilakukan hanya sekadar oleh inisiatif voting. Dan sebaliknya, pengadilan memutuskan konstitusi negara diperlukan tindakan dari legislative agar tidak terjadi penyesalan dan menjadi berita internasional terkini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar